Rektor Universitas PGRI Kalimantan Jilbab Biru

 

BANJARMASIN, Lensa-Banua. Com – Suasana haru dan kebanggaan memenuhi hotel Banjarmasin Internasioanl dengan acara. Wisuda Universitas PGRI Kalimantan (UPK), saat ini mengahadirkan sebanyak 369 wisudawan resmi dan dikukuhkan dalam Wisuda Sarjana ke-34, Kamis (27/11). Acara ini sekaligus menjadi momentum kedua pelaksanaan wisuda sejak perubahan bentuk STKIP PGRI Banjarmasin menjadi Universitas PGRI Kalimantan.

Hadir mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Dinansyah, yang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada civitas akademika UPK atas kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas.

“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan merasa bangga dan turut berbahagia, karena hari ini Universitas PGRI Kalimantan melahirkan para sarjana baru yang menjadi harapan untuk membawa kemajuan bagi peningkatan kualitas pendidikan masyarakat dan percepatan pembangunan di Kalimantan Selatan,” ujar Dinansyah dalam sambutannya.

Dinansyah menegaskan bahwa gelar sarjana bukan akhir perjalanan, melainkan awal tanggung jawab baru yang harus dijalankan dengan integritas dan karakter yang kuat.

“Masa depan tidak hanya dimenangkan oleh mereka yang pintar, tetapi oleh mereka yang tekun, berkarakter, dan memiliki etika kerja serta kepedulian sosial. Nilai-nilai itu yang akan membuat saudara bertahan dan maju membawa perubahan nyata bagi pendidikan di Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Pemprov, menurut Dinansyah, terus berkomitmen bersinergi dengan perguruan tinggi dalam mendorong inovasi dan peningkatan kompetensi generasi muda.

“Kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi pada kualitas sumber daya manusianya. Karena itu kami mendukung penguatan mutu pendidikan di semua jenjang dan akan terus bekerja sama dengan Universitas PGRI Kalimantan,” tegasnya.

UPK meluluskan 369 Sarjana dari 7 Program Studi Pendidikan. Rektor Universitas PGRI Kalimantan, Dr. Hj. Dina Huryati, M. Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa tahun ini wisuda diikuti tujuh program studi pendidikan, dengan jumlah lulusan terbanyak berasal dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

“Hari ini kami mewisuda 369 lulusan untuk 7 program studi. Program studi dengan lulusan terbanyak adalah PGSD, dan tahun ini tiga lulusan terbaik semuanya berasal dari program tersebut,” jelasnya.

Dina menuturkan, setelah perubahan bentuk menjadi universitas, terjadi peningkatan signifikan baik pada jumlah lulusan tepat waktu maupun pada penerimaan mahasiswa baru.

“Sejak menjadi universitas, terjadi peningkatan sekitar 19–20 persen. Rata-rata lama studi wisudawan tahun ini adalah 4 tahun 2 bulan. Ini menunjukkan komitmen kami terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan,” ujarnya.

Program studi baru yang dibuka pasca perubahan status belum meluluskan angkatan pertama karena masih berusia dua tahun.

Rektor berharap lulusan UPK mampu menjaga nama baik almamater di dunia kerja maupun dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Kami berharap para wisudawan tetap berprestasi dan menunjukkan bahwa lulusan Universitas PGRI Kalimantan unggul, profesional, dan berkarakter,” tutur Dina.

Selain penghargaan untuk para wisudawan, apresiasi juga diberikan kepada orang tua serta tenaga pendidik yang telah menjadi tulang punggung keberhasilan mahasiswa.

“Di balik keberhasilan para wisudawan ada doa, kerja keras, dan pengorbanan orang tua. Kami sampaikan penghargaan setinggi-tingginya,” ungkap Dinansyah.

 

 

Admin

By Pimred Febri

Terupdate Dan Terkini