
Banjarbaru, Lensa-Banua. Com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di SMAN 2 Banjarbaru berlangsung khidmat dan penuh semangat. Acara yang dikemas dalam Tabligh Akbar dan Saprah Amal ini tidak hanya menjadi ajang refleksi spiritual, tetapi juga sarana penggalangan dana untuk pembangunan Mushola Darul Ilmi dengan target dana sebesar Rp2,7 miliar.
Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, melalui Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Dinansyah, hadir mewakili pemerintah daerah. Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW.
“Keberhasilan hidup tidak ditentukan oleh harta atau kedudukan orang tua, tetapi oleh tekad, semangat, dan kepribadian yang kita bangun,” ujar Muhidin, yang pesannya dibacakan Dinansyah.
Acara yang digelar di halaman sekolah itu diawali dengan syair Maulid Habsyi oleh siswa-siswi yang mengenakan pakaian putih. Tabligh Akbar turut menghadirkan Guru Bahran Jamil dari Barabai, yang dalam tausyiahnya menekankan nilai ibadah dan keberkahan dalam setiap rangkaian peringatan maulid.
“Siapa pun yang terlibat dan menikmati kegiatan maulid akan mendapatkan keberkahan,” ungkap Guru Bahran, seraya mengajak siswa memperbanyak sholawat.
Kepala SMAN 2 Banjarbaru, Saryono, menjelaskan bahwa dana hasil lelang Saprah Amal hari ini mencapai sekitar Rp10 juta, ditambah donasi sebelumnya sekitar Rp150 juta.
“Pondasi bangunan mushola sudah terpasang, dan progres pembangunan baru sekitar 20 persen. Target kami, enam bulan ke depan mushola ini bisa selesai dan digunakan,” ujarnya.
”Kami membuka pintu bagi siapa saja yang ingin berdonasi. Semoga banyak hati yang tergerak untuk bersama-sama mewujudkan mushola ini,” tambahnya.
Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan pemerintah daerah, aparat kepolisian, orang tua siswa, serta tokoh masyarakat setempat. Selain menjadi momen spiritual, acara ini juga mempererat kebersamaan warga sekolah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan fasilitas ibadah di lingkungan pendidikan
Admin
