
Banjarmasin, Lensa-Banua. Com — Universitas Cahaya Bangsa kembali mencatatkan langkah penting dalam dunia pendidikan tinggi Kalimantan Selatan dengan menggelar prosesi wisuda tahun akademik 2024/2025 di Hotel Banjarmasin Internasional. Sebanyak 264 orang sarjana resmi dikukuhkan sebagai lulusan dari berbagai program studi. Selasa (14/10)
Acara wisuda ini mengusung tema besar “Membangun Generasi Tangguh dan Cerdas untuk Peradaban Bangsa yang Berdaya Saing Global.” Rektor Universitas Cahaya Bangsa, Dra. Hj. Sri Erliani, MM, MMKes, dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan titik awal untuk mengabdikan ilmu di tengah masyarakat dan membawa nama baik almamater.
“Kami berharap para lulusan dapat menjadi cahaya bagi bangsa, daerah, dan lingkungannya. Cahaya Bangsa bukan sekadar nama, tetapi juga semangat untuk terus berkontribusi membangun negeri,” ujar Sri Erliani.
Prosesi wisuda tahun ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai provinsi, seperti Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, bahkan hingga Lampung. Total 264 lulusan berasal dari beberapa program studi, yakni:
S1 Keperawatan: 118 orang lulusan
S1 Kesehatan Masyarakat: 72 orang lulusan
S1 Teknologi Informasi: 1 orang lulusan
S1 Ilmu Hukum: 13 orang lulusan
S1 Ilmu Manajemen: 4 orang lulusan
Profesi Ners: 56 orang lulusan
Dalam kesempatan ini, universitas juga memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik yang berhasil meraih predikat Cumlaude dengan prestasi akademik gemilang.
1. Diba, SKM – Program Studi Kesehatan Masyarakat, IPK 3,92 (Cumlaude).
2. Dewi Almaidah, SKM – Program Studi Kesehatan Masyarakat, IPK 3,91 (Cumlaude).
3. Harry Suwanto, S.H – Program Studi Ilmu Hukum, IPK 3,88 (Cumlaude).
Sri Erliani menyampaikan rasa bangga atas capaian para wisudawan tersebut, sekaligus mengapresiasi dedikasi seluruh sivitas akademika yang telah mendampingi mahasiswa selama masa studi.
Selain menghasilkan lulusan berkualitas, Universitas Cahaya Bangsa juga aktif dalam mendukung akses pendidikan bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.
Hingga tahun akademik 2024/2025 tercatat:
Beasiswa Pemerintah Kabupaten Balangan diberikan kepada 32 mahasiswa, dan pada tahun 2025 kembali diberikan kepada 6 mahasiswa.
Beasiswa Yayasan Cahaya Bangsa untuk mahasiswa berprestasi dan tidak mampu diterima oleh 33 mahasiswa.
Beasiswa KIP Kuliah meningkat signifikan, dari 74 mahasiswa pada tahun sebelumnya menjadi 157 mahasiswa penerima di tahun 2025.
“Peningkatan jumlah penerima beasiswa ini menjadi bukti komitmen universitas dalam mendukung pemerataan kesempatan belajar, tanpa memandang latar belakang ekonomi,” ujar Sri Erliani.
Rektor juga menuturkan bahwa alumni Universitas Cahaya Bangsa kini telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia, bahkan di luar negeri. “Beberapa lulusan kita telah bekerja di Jepang dan Jerman. Ini menunjukkan bahwa mutu pendidikan kita diakui di tingkat internasional,” tambahnya.
Dengan semangat kebersamaan, dedikasi, dan visi global, Universitas Cahaya Bangsa terus berupaya melahirkan generasi muda yang berkarakter tangguh, cerdas, dan siap bersaing dalam dunia kerja modern.
“Semoga para wisudawan hari ini senantiasa mendapatkan ridho Allah SWT, dan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai jalan pengabdian untuk masyarakat dan bangsa,” tutup Rektor.
Admin
