Pemotongan Nasi Tumpeng Oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin Bersama Kepala Pimpinan Ambapers Zulfadli

Banjarmasin, Lensa-Banua. Com – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 PT Ambang Barito Nusapersada (Ambapers) menjadi refleksi penting atas peran strategis perusahaan dalam menjaga kelancaran alur pelayaran sekaligus menopang sistem logistik di Kalimantan Selatan. Di tengah dinamika ekonomi dan tantangan sektor maritim, Ambapers dinilai berhasil mempertahankan fungsinya sebagai pengelola alur yang krusial bagi pergerakan barang dan jasa di wilayah tersebut. Kamis (23/4)

Direktur PT Ambapers, Zulbadi, menegaskan bahwa komitmen utama perusahaan adalah memastikan keamanan dan kedalaman alur pelayaran tetap terjaga. Hal ini dinilai vital mengingat posisi alur tersebut sebagai salah satu jalur logistik penting di Indonesia bagian timur.

“Selama ini kami menjaga agar alur tetap aman dan memiliki kedalaman yang memadai. Ini bukan hanya soal teknis pelayaran, tetapi juga berkaitan langsung dengan stabilitas ekonomi daerah. Ketika alur terganggu, maka aktivitas logistik ikut terhambat dan berdampak pada perekonomian,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kelancaran alur pelayaran menjadi fondasi utama dalam mendukung distribusi logistik, termasuk pengembangan sektor pergudangan dan aktivitas pelabuhan. Dengan alur yang aman dan lancar, kepercayaan pelaku usaha terhadap layanan pelayaran dapat terus terjaga.

Sementara itu, Direktur PT Bangun Banua, Aprizal, menyampaikan apresiasi atas kinerja Ambapers selama ini. Ia berharap perusahaan terus berkembang dan mampu mempertahankan kepercayaan para pengguna jasa.

“Alur ini adalah urat nadi ekonomi daerah. Kami berharap Ambapers dapat terus konsisten menjaga kualitas layanan sekaligus berinovasi dalam pengembangan bisnis,” ungkapnya.

Aprizal juga menyinggung rencana strategis terkait komposisi saham antara pemerintah daerah dan PT Pelindo. Menurutnya, komunikasi yang telah dilakukan membuka peluang peningkatan kepemilikan saham oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Harapannya komposisi saham yang sebelumnya 60:40 bisa berubah menjadi 70:30. Dengan begitu, porsi kepemilikan daerah meningkat dan memberikan dampak lebih besar terhadap pendapatan daerah,” jelasnya.

Ke depan, Ambapers tidak hanya diharapkan menjadi penyedia jasa alur di Kalimantan Selatan, tetapi juga mampu melakukan ekspansi ke wilayah lain yang memiliki karakteristik serupa, khususnya daerah dengan jalur transportasi laut yang membutuhkan pengelolaan alur profesional.

Dukungan juga datang dari Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, yang menilai keberadaan Ambapers memiliki kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dan meningkatkan kapasitas layanan.

“Ambapers memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas dan distribusi logistik. Pemerintah provinsi mendukung penuh upaya penguatan perusahaan ini agar semakin mandiri dan mampu bersaing di tingkat nasional,” tegasnya.

Senada, Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Sufian HK, menilai bahwa peningkatan kepemilikan saham daerah merupakan langkah positif dalam memperkuat posisi pemerintah dalam sektor strategis.
“Jika kepemilikan daerah meningkat, maka manfaatnya juga akan kembali ke masyarakat. Ini harus dikawal agar Ambapers terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Memasuki usia ke-22, Ambapers dihadapkan pada tantangan sekaligus peluang untuk memperluas peran. Dengan fondasi yang telah dibangun, sinergi antara pemerintah, mitra usaha, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam menjadikan perusahaan ini sebagai pemain penting di sektor jasa alur pelayaran, tidak hanya di Kalimantan Selatan tetapi juga di tingkat nasional.

Admin

By Pimred Febri

Terupdate Dan Terkini