
BANJARMASIN, Lensa-Banua. Com – Persemar Kabupaten Banjar sukses menorehkan prestasi membanggakan setelah keluar sebagai juara Piala Gubernur Cup Road to Pangdam XXII/Tanjungpura Cup. Pada laga final, Persemar tampil impresif dengan menaklukkan lawannya melalui skor meyakinkan 2-0, sekaligus memastikan gelar juara dalam turnamen bergengsi tersebut.
Keberhasilan Persemar menjadi bukti kerja keras seluruh pemain, pelatih, dan manajemen yang mampu melewati padatnya jadwal pertandingan hingga mencapai podium tertinggi.
Manajer Persemar, H. Joko, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian timnya. Ia mengakui persiapan yang dilakukan terbilang singkat, bahkan para pemain harus menjalani pertandingan secara beruntun dengan waktu pemulihan yang sangat terbatas.
“Alhamdulillah kami dari Kabupaten Banjar berhasil meraih juara pertama. Persiapan memang sangat mepet dan jadwal pertandingan berlangsung terus-menerus. Yang paling kami syukuri bukan hanya gelarnya, tetapi seluruh pemain dapat menyelesaikan turnamen tanpa mengalami cedera. Itu yang paling penting bagi kami,” ujarnya.
Menurut H. Joko, semangat juang para pemain menjadi modal utama hingga akhirnya mampu membawa pulang trofi juara. Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Banjar, Rofiki, memberikan apresiasi kepada seluruh elemen tim yang telah bekerja keras sepanjang turnamen. Ia optimistis Persemar mampu bersaing saat mewakili Kalimantan Selatan pada ajang berikutnya.
“Saya mengapresiasi seluruh pemain dan manajemen. Permainan mereka hari ini sudah sangat baik. Dengan kualitas yang saya lihat, saya yakin saat mewakili Kalimantan Selatan nanti mereka akan mampu berbicara banyak dan tidak akan membuat malu daerah,” katanya.
Meski demikian, Rofiki juga menyoroti padatnya jadwal pertandingan yang dinilai berisiko terhadap kondisi fisik pemain muda.
“Anak-anak ini bermain hampir setiap hari. Idealnya ada waktu istirahat yang cukup karena energi mereka sangat terkuras dan risiko cedera juga tinggi. Mereka adalah aset sepak bola Kalimantan Selatan yang harus dijaga dan terus dibina,” tegasnya.
Ia juga menilai pembinaan sepak bola usia dini di Kalimantan Selatan masih membutuhkan perhatian lebih, terutama melalui peningkatan jumlah kompetisi yang berkesinambungan.
“Yang masih menjadi kekurangan kita adalah minimnya kompetisi usia dini. Saya berharap ke depan PSSI Kalimantan Selatan dapat memperbanyak turnamen kelompok umur sehingga bakat-bakat muda terus berkembang. Harapan kita, suatu saat pemain-pemain asli Banjar maupun Kalimantan Selatan semakin banyak mengisi klub profesional seperti Barito Putera,” tambahnya.
Di sisi lain, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Persemar Kabupaten Banjar yang mampu menjuarai Piala Gubernur Cup Road to Pangdam XXII/Tanjungpura Cup. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari pembinaan, disiplin, dan kerja keras seluruh tim.
“Selamat kepada Persemar Kabupaten Banjar atas raihan juara. Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi seluruh klub di Kalimantan Selatan untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet muda. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen mendukung lahirnya bibit-bibit pesepak bola berbakat melalui kompetisi yang berjenjang, sehingga mampu melahirkan pemain yang dapat mengharumkan nama Banua di tingkat nasional,” ujar H. Muhidin.
Turnamen Piala Gubernur Cup Road to Pangdam XXII/Tanjungpura Cup sendiri menjadi salah satu ajang strategis dalam menjaring sekaligus mengasah kemampuan pesepak bola muda di Kalimantan Selatan. Diharapkan, kompetisi seperti ini terus berlanjut sebagai wadah pembinaan atlet sekaligus memperkuat regenerasi sepak bola Banua menuju level yang lebih tinggi.
Admin
